Grafik Bertipe Bitmap
Grafik (citra) juga dikenal dengan istilah raster. Citra bitmap menggunakan titik-titik berwarna yang disebut pixel (picture element). Pixel-pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri dan secara kieseluruhan akan membentuk tampilan gambar.
Tampilan bitmap mampu menunjukkan kehalusan gradasi dan warna dari sebuah gambar. Oleh karena itu format bitmap paling tepat digunakan untuk gambar-gambar dengan gradasi warna yang rumit seperti foto dan lukisan digital. Namun, format bitmap mempunyai kelemahan, yakni setiap tampilan sangat tergantung pada resolusi gambar (istilahnya: resolution dependent). Artinya setiap gambar mempunyai jumbah pixel yang pasti (tetap). akibatnya gambar bisa kehilangan detail dan juga terlihat "kotak-kotak" (jagged) jika ukurannya diperbesar atau jika resolusinya diperkecil dari resolusi aslinya. citra dengan format bitmap ini memeperlukan ruang penyimpanan data yang relatif besar, sebanding dengan ukuran dan resolusi yang dimilikinya.
Dalam bentuk file, citra bitmap biasanya memiliki format *.bmp, *.jpeg, *.tif, *,pix,*.pex ataupun *.png. gambar angan dihasilkan oleh kamera digital araupun scanner akan ditrasfer ke komputer dalam bentuk citra bitmap.
keunggulan :
- Pemakaian prosesor lebih kecil.
- Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural.
kelemahan :
- Ukuran file lebih besar
- Melakukan kompesi pada gambar, sehingga kualitas menurun.
tips & trik
mengenal bit depth
Kamera digital modern umumnya menangkap gambar pada bitmap depth 24-bit. Itu lebih dari cukup untuk kamera mata manusia tidak dapat mendeteksi lebih dari 1 juta warna, dan 24-bit mengandung lebih dari 16 juta warna.
Bit depth digambarkan dengan nilai-nilai terpisah untuk warna merah, biru, dan hijau. Setiap warna diwakili oleh sebuah nilai 8-bit antara 0 dan 255 karena terdapat 256 kemungkinan kombinasi dari sebuah angka biner 8 digit.
Sewaktu mendiskripsikan sebuah warna dari suatu pixel, kita perlu menyebutkan angka RGB-nya. sebagai contoh, warna merah murni akan memiliki nilai RGB berikut: R = 255, G = 0, dan B = 0. sedangkan warna unggu (purple) akan memiliki nilai RGB R = 127, G = 0, dan B = 127.
Kamu tidak perlu mengtahui angka RGB kalau hanya ingin mengambil foto. Namun, jikia ingin memanipulasi atau mengolah foto dan gambar pada aplikasi pengolah foto, pengtahuan semacam ini sangat amat berguna.

Komentar
Posting Komentar